Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS SWARAGINI Episode 52 ANTV Tayang 14 Juli 2017 (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS SWARAGINI Episode 52 ANTV Tayang 14 Juli 2017 (Lengkap) || Episode ini di mulai saat swara mengungkap jika kavery dan kavita dalang dari pembunuhan urvashi. Sanskar mengambil gantungan selendang yang terjatuh saat kavita membentur vas bunga. Di situ sanskar melihat chip yang di sembunyikan kavita. Kavita mencoba mengelak namun sanskar membuktikannya dengan menunjukkan gantungan yang sama di sisi dupata lainnya. Sanskar meminta uttara untuk membawakannya laptop. Saat chip itu di putar terlihat semua kegiatan kavita dan kavery. Bahkan urvashi tidak berbohong saat mengatakan jika dirinya dalam bahaya. Saat swara datang urvashi telah terbunuh. Dan kavita keluar lebih dahulu. Namun kavery yang menyadari kedatangan swara bersembunyi terlebih dahulu di lemari. Bahkan terlihat jelas saat air mengenai swara. Saat swara keluar kavery bergegas meletakkan mayat urvashi di kamar mandi. Itulah sebabnya tidak terlihat orang lain dalam lorong karena kavita dan kavery pergi lewat jendela.

Polisi mengatakan jika bukti rekaman itu cukup untuk membuktikan swara tidak bersalah dan cukup untuk membawa kavita dan kavery untuk melakukan penyelidikan. Namun kavita tetap saja memohon dan mengatakan pada sanskar jika dia tidak salah. Kavita mengatakan jika dia melakukan semua itu demi kembali pada sanskar. Namun sanskar dan semua orang tidak ingin mendengar apa pun lagi dan meminta polisi memenjarakan mereka. Sanskar mendekati swara dan memeluknya dengan erat. Sanskar begitu terbawa emosinya hingga menangis. Ragini mendekati laksh dan laksh sedang menelfon. Laksh berbicara di telfon menanyakan di mana dia. Ragini yang berada di belakang laksh berkata jika dia sejak tadi di belakangnya. Laksh tetkejut. Laksh berkata jika dia sedang menelfon kliennya yang bersal dari amerika. Ragini memeluk laksh dan berkata jika dia senang sekali karena semua sudah kembali baik-baik saja. Bahkan impiannya untuk menikah bersama saudarinya dengan satu pelaminan sudah terwujud. Laksh berkata jika dia juga senang. Tanpa di sadari seorang wanita memanjat ke kamar laksh dan membawa pakaian pengantin yang sama seperti yang ragini kenakan.

Polisi datang dan mengatakan jika kavery sudah mengakui kejahatannya dan dengan begitu swara di nyatakan tidak bersalah. Polisi juga menyampaikannya ucapan selamat mereka atas pernikahan swara dan sanskar. Laksh meminta ragini untuk segera menyiapkan swara. Ragini mengajak swara bersiap. Namun swara meminta sedikit waktu. Swara memandang ke arah sanskar dan memberinya coklat. Swara mengatajan jika dia mendapat coklat itu dari salah seorang sipil. Dia memang sengaja menyimpannya untuk di makan saat sudah bebas dan saat bersama sanskar. Swara mengatakan jika dia tidak tahu apakah coklatnya masih enak atau tidak untuk di makan. Sanskar mengatakan jika swara tidak perlu mengatakan apa pun lagi. Sanskar mengatakan jika dia tahu swara ingin merayakan kebahagiaan ini dengan coklat. Sanskar lalu mengambil secuil untuk di suapkan pada swara. Swara pun melakukan hal yang sama. Sanskar mengatakan jika waktu sudah habis dan sudah saatnya bagi swara untuk bersiap. Raginj memanggil swara dan memintanya untuk bergegas. Swara pergi dengan senyumannya.

Ragini mempersiapkan swara dengan baik. Seperti saudari yang saling menyayangi. Swara keluar dan menemui laksh. Swara mengatakan pada laksh jika ragini sudah banyak berubah. Dan itu karena laksh sudah mencurahkan cintanya pada ragini. Laksh mengatakan jika itu sudah menjadi keharusan untuk menerima ragini. Laksh mengatakan pada swara jika dia sudah melupakan hal yang lalu dan akan menjalani hidup yang baru. Swara berkata jika dia akan segera membawa ragini turun bersamanya. Saat itu ragini mendengar suara air di kamar mandinya. Saat dia mencoba melihat seorang wanita memukulnya tepat di kepalanya. Ragini pun tidak sadarkan diri. Wanita itu menyembunyikan ragini di belakang kursi. Swara datang dan membawa ragini untuk bergegas turun tanpa menyadari jika itu adalah wanita lain.

Swara dan sanskar lalu laksh dan wanita itu. Sepanjang ritual laksh terus memegang tangan wanita itu. Hingga sujata mengatakan jika kasih sayang laksh sangat berbeda pada ragini. Saat itu ragini sadar dan mencoba untuk bangkit. Ragini melihat laksh yang mengitari api suci dengan wanita lain. Ragini turun dengan perlahan. Laksh yang melihatnya mencoba untuk mempercepat ritualnya. Pendeta mengatakan jika biarkan swara dan sanskar menyelesaikan ritualnya terlebih dahulu. Saat sanskar selesai. Laksh meminta Annapurna segera memberikan mangalsutranya. Saat itu ragini terjatuh dari tangga. Namun laksh tidak memperdulikannya. Saat laksh memasangkan sindoor saat itu ragini berteriak dan sindoornya pun tumpah. Ragini mengatakan jika laksh menikahi orang lain. Semua orang terkejut.

Laksh turun dengan wanita itu dan mengatakan pada semua orang jika dia tidak menikahi wanita yang salah. Laksh mengatakan jika dia menikahi wanita yang memang ingin dia nikahi. Annapurna bertanya apa maksud laksh mengatakan semua itu. Laksh mengatakan jika sebelumnya dia mengatakan pada semua orang bahwa dia akan menikah lagi. Namun dia tidak mengatakan jika dia akan menikahi ragini. Swara lalu bertanya apa maksud dari semua kasih sayangnya pada ragini selama ini. Laksh berkata jika itu hanya sandiwaranya saja. Annapurna mengatakan jika laksh tidak bisa menikahi wanita lain sebelum menceraikan ragini. Laksh berkata jika dia dan ragini akan segera bercerai. Dan ragini juga sudah menandatangi surat perceraian mereka. Laksh mengatakan jika ragini bukan lagi istrinya. Dan laksh memperkanalkan jika istrinya saat ini adalah kavya. Laksh meminta sindoornya pada pendeta dan memasangkan di kepala kavya.

Laksh meminta restu pada kedua orang tuanya. Namun tidak ada satu pun yang memberikannya. Laksh mengatakan pada Annapurna jika dia sudah memaafkan ragini atas segala kesalahan yang sudah dia perbuat. Namun laksh mengatakan jika dia tidak ingin lagi bersama dengan wanita licik yang sudah berulang kali menghacurkan keluarganya. Annapurna mengatakan pada laksh jika ragini sudah berubah. Sujata mengatakan jika laksh mengambil keputusan yang benar. Raginj memang sudah banyak menyusahkan. Durga meminta sujata untuk diam. Durga mengatakan jika hari ini dia malu mengakui laksh sebagai putranya. Shekar menghampiri laksh lalu menamparnya. Laksh berbalik dan menampar shekar. Hal itu membuat semua orang terkejut. Sanskar meminta laksh untuk tidak menhilangkan rasa hormatnya pada orang yang lebih tua. Laksh mengatakan jika shekar bukan siapa-siapa baginya. Laksh juga mengatakan jika shekar tidak bergak untuk menamparnya. Durga meminta maaf atas yang laksh lakukan. Shekar mengatakan jika ragini beruntung tidak memiliki suami seperti laksh. Shekar memutuskan untuk membawa putrinya pergi termasuk swara. Sumi mengatakan jika itu tidak adil bagi swara. Shekar mengatakan jika dia tidak ingin swara bersama keluarga yang seperti laksh. Shekar lalu membawa swara pergi. Sanskar menatap swara lalu menangis.

Di depan rumah durga. Shekar meminta swara bersumpah untuk tidak kembali ke rumah itu tanpa ragini. Shekar meletakkan tangan swara di atas kepalanya. Sementara itu sanskar sangat membenci laksh dan kavya. Kavya mengajak laksh untuk ke kamar karena keluarganya tidak satu pun yang merestui dan bahagia atas pernikahan mereka. Laksh berkata jika dia sudah cukup bahagia dengan menikahi kavya. Annapurna meminta laksh untuk berhenti. Annapurna mengacungkan tangannya pada laksh dan mengatakan jika dia tidak pernah mengira laksh akan membawa wanita seperti kavya di dalam keluarga ini. Durga juga mengatakan jika dia menyesal tidak membunuh laksh ketika baru lahir dan menunggu untuk datangnya hari itu. Annapurna mengatakan jika sanskar dan swara harus terpisah maka semua karena dirinya dan kavya. Annapurna berkata jika dia bisa menerima mereka namun mereka harus tinggal di luar rumah itu. Sujata berkata jika itu adalah hukuman yang sama untuk semua anak laki-laki di rumahaheswari. Kavya menurunkan tangan Annapurna dan memintanya berhenti berbicara kasar pada laksh. Kavya berkata jika laksh tidak bersalah. Kavya meminta semua orang untuk tetap diam atau pergi dari rumah itu. Annapurna mengatakan jika kavya tidak punya hak untuk mengusir mereka. Kavya meminta lalsh menunjukkan surat kepemilikan rumah. Laksh mengambilnya dan menjelaskan jika dia sudah memindah tangankan kepemilikan rumah atas nama dirinya. Sanskar lalu bertanya apa bedanya laksh dan ragini. Laksh berkata jika dirinya tidak memiliki motif seperti ragini. Laksh mengatakan jika dia akan segera mengubahnya atas nama durga jika mereka setuju pada kavya. Kavya mengatakan jika drama hari ini sudah cukup dan meminta Annapurna untuk bersiap untuk wawancara eksklusif besok atas menantunya yang tidak lain adalah artis terkenal.

Sumi mengatakan pada shekar jika janji yang di buatnya tidaklah adil untuk swara. Shekar mengatakan jika itu semua sangat adil. Karena dia tidak ingin swara mengalami hal yang sama. Shekar bahkan tidak ingin menerima pendapat semua orang. Kakek datang dan memeluk swara. Shekar meminta sumi untuk memastikan swara dan ragini makan sebelum tidur. Saat itu ragini ingat semua kata-kata manis laksh untuknya ragini menuliskan catatan sambil menangis. Ragini memgambil kain dan mengaitkannya di kipas. Ragini berdiri di atas meja dan mengikat lehernya. Swara masuk dan melihat ragini tergantung. Sujata menerima telfon daro seorang tetangga shekar. Sementara itu laksh dan kavya sedang mabuk. Sanskar lalu masuk dan meminta kavya untuk tidak ikut campur dengan urusannya. Sanskar mengatakan pada laksh jika ragini mengakhiri hidupnya karena laksh.

Dokter berusaha menyelamatkan ragini. Namun ragini tidak memberi respon. Swara memohon pada dokter untuk tidak menghentikan pengobatan. Saat itu ragini menggerakkan salah satu jarinya. Swara meminta dokter untuk memeriksa. Keluarga durga datang. Namun shekar meminta mereka untuk pergi. Swara menangis pada sanskar namun shekar memisahkan mereka. Ragini sadar dan melihat swara dan sanskar. Ragini memanggil ibu pada Annapurna. Namun shekar meminta mereka menjauh. Laksh dan kavya datang. Kavya mengatakan jika ragini sudah sering bersandiwara sebelumnya dan ini adalah salah satunya. Sanskar meminta kavya untuk diam namun laksh membentaknya. Kavya mengatakan jika semua akan lebih baik jika ragini mati. Lalu sebuah vas jatuh dan hampir mengenai kepala kavya. Swara memintanya untuk tidak melewati batasnya dan segera pergi. Jika tidak maka vas itu akan jatuh tepat di kepalanya. Laksh dan kavya pun pergi. Di susul semua keluarga maheswari. Swara menatap sanskar dan mengikuti langkahnya. Namun shekar meminta swara untuk mengingat sumpahnya.

Swara menemui ragini dan bertanya apa dia sulit tidur. Ragini berkata jika dia tidak bisa hidup tanpa cintanya. Swara memintanya untuk tidak berputus asa. Swara mengatakan jika swaragini akan tetap bertahan dan terus bergerak meskipun terpuruk. Swara berkata jika ragini adalah saudari yang baik dan akan selalu menjadi yang terbaik. Ragini berterimakasih lalu tidur. Sementara itu laksh merasa penasaran dengan surat yang nenek lemparkan padanya. Laksh membacanya dan kavya merasa terganggu. Laksh juga emosi saat kavya membakar suratnya meskipun dia sedang memegangnya.

Swara sedang duduk di teras dan memandangi fotonya bersama sanskar. Saat itu dia melihat sanskar datang. Swara memeluknya dan menangis. Sanskar mengatakan jika swara adalah gadis yang kuat dan tegar. Swara mengatakan jika dia tidak ingin berpisah dengannya. Namun tiba-tiba uttara menelfon dan mengatakan jika kavya mengusir semua orang. Swara meminta sanskar bergegas menemui pengacara dan berjanji akan segera menyusulnya. Sanskar mengingatkan swara tentang janjinya pada shekar. Swara pun berjanji aksn segera menyelesaikannya.

Sanskar datang dengan pengacara di saat semua orang sudah siap untuk pergi. Sanskar mengatakan jika kavya sangat lemah soal hukum. Laksh meminta pengacara mengerti jika kavya sedang emosi. Pengacara menjelaskan jika kavya mengusir keluarga laksh maka otomatis kavya telah menandatangani surat cerai mereka. Sanskar mengatakan jika itu adalah undang-Undang yang berlaku untuk mengatur hubungan keluarga. Sanskar meminta pengacara kembali. Kavya terlihat begitu marah dan pergi ke kamarnya. Sujata dan Annapurna merasa tertolong oleh sanskar.

Keesokan harinya shekar menemui swara dan mengatakan jika ragini sudah lebih baik. Dan itu karena swara. Shekar kembali mengingatkan swara tentang janjinya meskipun swara sudah membantu ragini. Sementara itu wartawan datang untuk meliput ritual pertama kavya sebagai menantu. Kavya memancing wartawan untuk lebih tahu kebencian Annapurna padanya. Sehingga banyak wartawan yang menanyakannya. Namun Annapurna lebih memilih pergi. Laksh datang dan kavya meminta wartawan untuk memotret kebersamaan mereka. Laksh merasa terganggu dengan kedatangan wartawan lalu pergi. Kavya mengatakan jika dia akan menemui Annapurna agar dapat di liput bersama. Namun kavya menujukkan seakan-akan dia telah di siksa dan memancing perhatian wartawan.

Ragini mengabari swara yang terjadi. Namun saat itu swara tidak bisa menghubungi sanskar untuk menanyakan yang terjadi sebenarnya. Swara berkata jika dia harus pergi. Ragini mengatakan pada swara dan menyuruhnya pergi. Ragini berkata jika dia akan membuat shekar mengerti. Swara pun pergi. Ragini melihat liputannya di televisi. Polisi datang ke rumah maheswari. Tidak ada satu pun yang bisa menjelaskan yang terjadi hingga polisi bermaksud membawa para wanita pergi. Namun swara datang dan menjelaskan semua masalah. Swara mengatakan jika Annapurna dsn sujata tidak mungkin melakukan itu. Swara mengatakan jika dia berani untuk membuktikan itu. Swara juga mengatakan kepada polisi jika mereka tidak bisa membawa mereka pergi tanpa laporan yang resmi. Polisi pun pergi bersamaan dengan wartawan.

Nenek datang dan ragini menghalangi nenek untuk tidak melihat siaran televisinya. Nenek mengetahui jika swara pergi. Nenek meminta ragini mengaku. Ragini mengatakan jika swara memang pergi karena ragini yang memintanya. Tiba-tiba nenek mendapat telfon jika shekar mengalami kecelakaan. Swara pun bergegas pergi untuk melihat keadaan shekar. Nenek menyalahksn swara atas keadaan shekar. Swara mengatakan jika dia tidak melupakan sumpahnya. Swara mengatakan jika dia tetap berada di luar rumah maheswari saat itu. Ragini mengatakan pada shekar jika dia lah yang meminta swara untuk pergi. Nenek memintanya untuk diam.

Annapurna datang bersama sanskar. Annapurna mengatakan jika swara telah melakukan kewajibannya sebagai menantu. Annapurna meminta shekar untuk melupakan sumpah itu dan memikirkan perasaan swara. Shekar pun pergi. Nenek bertanya apa yang swara inginkan. Nenek meminta swara untuk memilih antara shekar atau sanskar. Swara mengatakan pada nenek jika dia tidak bisa memilih seperti itu. Sumi mengatakan jika swara tidak akan memilih siapa pun. Karena swara saat ini adalah menantu mereka. Sumi mengatakan jika shekar masih marah. Sumi mengatakan jika swara lebih baik pergi bersama sanskar.

Annapurna berterimakasih pada sumi. Sumi mengatakan jika itu sudah menjadi kewajibannya. Sumi meminta swara untuk tidak memikirkan shekar. Annapurna berkata pada sumi jika dia bisa melakukan ritual pelepasannya untuk swara. Sumi pun melakukannya. Swara memandang shekar dari kejauhan. Sumi pun mengatalan pada Annapurna untuk memenuhi hak swara sebagai menantu. Annapurna berjanji jika swara akan mendapat hak nya sebagai menantu. Annapurna pun berjanji pada ragini akan membawanya kembali. Ragini memandangnya penuh harapan. Sumi dan ragini menemui shekar untuk memberikan obatnya. Shekar berkata pada sumi jika dia kecewa saat sumj tidak lagi mendukungnya. Namun shekar berkata jika dia bisa memaafkannya namun tidak dengan swara. Shekar mengatakan jika tidak ada lagi nama swara dalam susunan keluarganya. Sumi dan ragini terkejut.

Swara datang di sambut sujata dan seluruh keluarga. Kavya mengucapkan selamat datang pada swara dan mengatakan jika mulai saat ini swara akan menghadapi hidupnya yang baru. Swara juga mengatakan pada kavya jika dia akan menghadapi hidunya yang baru. Kavya pergi dengan emosi.

Sanskar membawa swara untuk beristirahat. Swara terlihat sangat gelisah. Sanskar mengerti kegelisahannya dan menelfon ragini. Ragini dan swara saling mencurahkan kerinduan mereka. Swara meminta ragini menunjukkan shekar padanya. Ragini diam-diam pergi ke kamar shekar dan menujukkannya pada swara. Swara menangis dan berterimakasih pada ragini. Ragini mengatakan jika swara harusnya berterimakasih pada sanskar yang selalu mengerti dirinya. Swara pun memeluk sanskar. Sanskar mengataka jika swara selalu mengambil keputusan yang benar itu karena ada dirinya di belakangnya. Swara pun tertawa. Sanskar mengatakan jiks hari mereka tidak akan berlalu dengan kesedihan. Sanskar meminta swara untuk selalu tersenyum untuknya.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 6 Episode Penayangan di India




NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI 
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement